Jika semua yang qta kehendaki harus qta miliki, darimana qta belajar IKHLAS?
Jika semua yang qta impikan segera terwujud, darimana qta belajar SABAR?
Jika setiap do'a qta langsung dikabulkan, darimana qta belajar IKHTIAR?
Jika hidup qta selalu bahagia, bagaimana qta dapat mengenal ALLAH LEBIH DEKAT?
Jika qta selalu menuntut dan tak pernah puas, bagaimana qta belajar BERSYUKUR?
YAKIN dan PERCAYALAH segala KETENTUAN-NYA adalah TERBAIK untuk qta.
Senin, 05 September 2011
Sabtu, 03 September 2011
La Tahzan
Dari Ummu Salamah, bahwa Rasulullah pernah bersabda "Tidaklah seorang mukmin ditimpa sebuah musibah dan dia mengucapkan, 'Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un,' (Ya allah, berilah aku ganjaran dari musibah yang menimpaku dan gantikan bagiku sesuatu yang lebih baik darinya) kecuali Allah akan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik darinya."
Seorang penyair berkata,
"Sahabatku, demi Allah, tiada satu bencana akan terus menimpa seseorang, betapapun besarnya.
Jika suatu hari dia datang, jangan tunduk kepadanya,
dan jangan banyak mengeluh, sebab sandal saja bisa terpeleset.
Banyak orang mulia ditimpa musibah tapi dia sabar, dan musibah-musibah itu akan menghilang dengan sendirinya.
Hari-hari demikian bangga atas diriku, namu tatkala melihat kesabaranku dia pun layu."
Seorang penyair yang lain berkata,
"Dadaku menjadi sesak karena keresahan sebuah peristiwa,
namun mungkin saja kesusahan itu akan menjadi kebaikan.
Banyak hari yang diawali dengan kesuntukan,
dan pada akhirnya menjadi keindahan dan ketenteraman.
Tak pernah aku merasa sempit karena kesuntukan
kecuali datang sendiri jalan keluar untukku."
Seorang penyair berkata,
"Sahabatku, demi Allah, tiada satu bencana akan terus menimpa seseorang, betapapun besarnya.
Jika suatu hari dia datang, jangan tunduk kepadanya,
dan jangan banyak mengeluh, sebab sandal saja bisa terpeleset.
Banyak orang mulia ditimpa musibah tapi dia sabar, dan musibah-musibah itu akan menghilang dengan sendirinya.
Hari-hari demikian bangga atas diriku, namu tatkala melihat kesabaranku dia pun layu."
Seorang penyair yang lain berkata,
"Dadaku menjadi sesak karena keresahan sebuah peristiwa,
namun mungkin saja kesusahan itu akan menjadi kebaikan.
Banyak hari yang diawali dengan kesuntukan,
dan pada akhirnya menjadi keindahan dan ketenteraman.
Tak pernah aku merasa sempit karena kesuntukan
kecuali datang sendiri jalan keluar untukku."
Kamis, 01 September 2011
In memorian
Pikiranku menerawang, jauh terbang melayang di atas awang-awang.
Mencoba memejamkan mata, terlintas dalam benak kisah lalu yang telah usang namun tetap tersimpan. Pilu,,,haru,,,menyesakkan,,,
Rindu yang tak kan pernah lekang oleh waktu.
Padanya...sosok yang telah lama pergi.
Ya Rabb, ku titipkan seuntai salam untuknya.
"Jiwaku yang punya sesuatu akan pergi, mengapa aku harus menangisi sesuatu yang harus pergi?"
# life must go on...! ^_^
Mencoba memejamkan mata, terlintas dalam benak kisah lalu yang telah usang namun tetap tersimpan. Pilu,,,haru,,,menyesakkan,,,
Rindu yang tak kan pernah lekang oleh waktu.
Padanya...sosok yang telah lama pergi.
Ya Rabb, ku titipkan seuntai salam untuknya.
"Jiwaku yang punya sesuatu akan pergi, mengapa aku harus menangisi sesuatu yang harus pergi?"
# life must go on...! ^_^
Apa yang nampak berasal dari yang tak nampak
Ketika seseorang bisa berprestasi dunia akhirat dengan gemilang, pernahkah terpikirkan sebenarnya siapakah yang telah berperan dalam kesuksesan tersebut? Pernahkah terpikirkan sebelumnya bahwa "sesuatu yang nampak itu ternyata berasal dari yang tak nampak"?
hhhmmm...amazing!
Qta ada, terlihat wujudnya diciptakan oleh sang maha pencipta yang tak terlihat wujudnya namun terasakan kasih sayangnya.
Setiap perbuatan manusia yang terlihat dalam kesehariannya pun berdasarkan pada apa yang diyakininya dan ternyata sebuah keyakinan merupakan sesuatu yang tak nampak.
Mimik muka seseorang merupakan cerminan dari dalam jiwanya. Jiwa yang tak terlihat wujudnya namun akan terpancar dalam wajah seseorang. Ketika kondisi jiwa sedang baik maka wajah pun akan memancarkan sinarnya, begitu pun sebaliknya sehingga tak salah juga ketika banyak orang yang mengatakan yang penting "inner beauty" bukan dari seberapa banyaknya bedak yang ditempelkan maupun seberapa tebalnya pewarna bibir dioleskan.
Demikian juga dengan kesuksesan seseorang bukan hanya semata-mata dari hasil kerja kerasnya, bukan pula karena susah payahnya dia untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai namun semuanya didapat karena Allah yang memberikannya juga atas dukungan orang-orang yang mencintainya sehingga usaha dan do'a akan berbanding lurus.
hhhmmm...amazing!
Qta ada, terlihat wujudnya diciptakan oleh sang maha pencipta yang tak terlihat wujudnya namun terasakan kasih sayangnya.
Setiap perbuatan manusia yang terlihat dalam kesehariannya pun berdasarkan pada apa yang diyakininya dan ternyata sebuah keyakinan merupakan sesuatu yang tak nampak.
Mimik muka seseorang merupakan cerminan dari dalam jiwanya. Jiwa yang tak terlihat wujudnya namun akan terpancar dalam wajah seseorang. Ketika kondisi jiwa sedang baik maka wajah pun akan memancarkan sinarnya, begitu pun sebaliknya sehingga tak salah juga ketika banyak orang yang mengatakan yang penting "inner beauty" bukan dari seberapa banyaknya bedak yang ditempelkan maupun seberapa tebalnya pewarna bibir dioleskan.
Demikian juga dengan kesuksesan seseorang bukan hanya semata-mata dari hasil kerja kerasnya, bukan pula karena susah payahnya dia untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai namun semuanya didapat karena Allah yang memberikannya juga atas dukungan orang-orang yang mencintainya sehingga usaha dan do'a akan berbanding lurus.
Langganan:
Postingan (Atom)